Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meneruskan semangat untuk menjaga alam melalui program ‘Green Policing’. Hal ini diteruskan tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga menyentuh kalangan masyarakat hingga tingkat sekolah.
Praktik menjaga alam ini sudah dilakukan oleh Kapolda Riau jauh sebelum bencana terjadi. Di awal menjabat sebagai Kapolda Riau pada Maret 2025, Irjen Herry Heryawan telah menggaungkan program ‘Green Policing’.
Green Policing adalah sebuah strategi pemolisian yang mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan ke dalam tugas-tugas kepolisian. Salah satu implementasinya adalah dengan penanaman pohon.
Green Policing adalah sebuah pendekatan humanis dalam upaya pelestarian lingkungan di Provinsi Riau yang hampir 80 persen masalahnya berakar dari persoalan lingkungan. Berangkat dari persoalan itu, Irjen Herry Heryawan menggaungkan konsep Green Policing yang menggerakkan komunitas pentahelix untuk sama-sama menjaga alam.
“Kita harus membuat terobosan yang punya nilai-nilai ekologis. Kita sayang, cinta kepada alam, alam akan cinta kepada kita. Kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” kata Irjen Herry Heryawan dalam beberapa kesempatan.
Menurut jenderal bintang dua itu, menanam pohon adalah menanam harapan. Menanam pohon menjaga keberlangsungan generasi yang akan datang.
“Menanam pohon, sama dengan menanam harapan. Satu pohon yang kita tanam hari ini akan memberikan dampak nyata bagi generasi yang akan datang,” katanya.
Dalam upaya menjaga lingkungan di Bumi Lancang Kuning ini, Kapolda Riau terus menggugah kesadaran komunitas. Menurut Irjen Herry, pendekatan pemolisian harus bottom-up, bukan top-down.
“Kita harus melihat dampak masalah yang terjadi dan di sini 80 persen adalah masalah lingkungan. Yang harus kita gandeng bersama adalah seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah yang memegang peranan untuk bisa memberikan kesadaran kolektif bagi kita semua, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, semua,” beber Herry Heryawan.
Upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan Polda Riau ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Seperti diketahui, Presiden Prabowo kembali menegaskan pentingnya menjaga alam. Hal itu disampaikan Prabowo saat bertemu dengan korban bencana di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (31/12/2025) jelang pergantian tahun.
“Saudara-saudara sekalian, negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur tapi memang kita harus waspada terhadap alam. Karena itu alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat, tidak boleh kita rusak alam,” ujar Prabowo saat itu.
Untuk lebih lengkapnya Klik Disini!!
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film
